Senin, 15 Agustus 2011

I LOVE YOU MY PRINCESS

Autor : rainy sparkyu

cast : CC as herself

lelouch as himself and friend's
Genre : romance

Di sebuah kota yang indah hidup seorang gadis yang amat cantik,gadis itu bernama CC dia gadis yang ramah dan banyak orang menyukainya. Dia sangat suka makan pizza di toko paman hiro dia juga menganggap paman hiro sudah seperti sosok ayah baginya, walaupun ia anak orang kaya ia tidak sombong seperti orang2 lainnya.
“selamat siang paman” sapanya sambil tersenyum, ia memang murah senyum

“oh kau cc, selamat siang juga” balas sang paman

“mau makan pizza lagi?” cc hanya tersenyum

“benar sekali, kelihatannya sedang ramai nich, bagaimana kalau aku bantu paman melayani pelanggan?” tawar cc pada paman hiro

“oh, baiklah kalu itu tidak merepotkanmu”CC hanya menggeleng dan segera mengganti pakaiannya dengan seragam milik karyawan paman hiro.
CC melayani pelanggan dengan senyum ramahnya sehingga banyak para pelanggan yang menyukainya dan malah ada yang memberikan tips sebagai imbalannya, tak lupa ia mengucapkan terimakasih dan pekerjaaan hari ini telah selesai

“terimakasih ya CC kau mau membantu paman di toko” CC tersenyum “senang rasanya membantu paman, kan gak kerepotan kaya’ tadi” lalu paman hiro memberikan pizza kesukaan CC dan membungkusnya untuk dibawa pulang

“nich,makan dirumah saja” kata paman hiro

“terimakasih paman kalau begitu CC pulang dulu ya, selamat malam” katanya dan ia bergegas untuk pulang karena hari sudah malam
Saa ia pulang ternyata ada teman ibunya datang dari inggris dan ia membawa seorang anak yang sungguh tampan dan keren

“aku pulang" uacap CC

“kau sudah pulang, cepat mandi dan ibu tunggu di meja makan” kata ibunya dan ia hanya mengangguk dan menuju kamarnya, lalu ia mandi untuk menghilangkan lelah dan keringat
Setelah berpakaian rapi ia keluar dari kamar dan menuju ruang makan

“bunda nich ada pizza dari paman hiro” setelah memindahkan pizza tsb ke piring

“kau membantunya lagikah” kata bunda CC

“he’m” kata CC

“ya sudah gak pa2. Oh iya, kenalkan ini teman bunda dari inggris namanya tante misa dan yang disebelahnya itu anaknya,ZERO ia lebih tua 2 tahun darimu” kata bundanya panjang

“salam kenal tante,nama saya CC” ucap CC sopan

“salam kenal juga, kamu cantik ya mirip sekali dengan ibumu waktu ia masih muda dulu” kata tante misa

“ah, kau bisa saja” kata bunda CC malu, CC hanya tersenyum melihat ibunya malu seperti itu, lalu ia memperhatikan zero yang hanya cuek menanggapi ibunya dan ibu CC

“sudah-sudah , kalu begini terus kapan makannya” kata bunda CC dan mereka makan sambil sesekali bercanda

“CC, tante misa akan menitipkan anaknya disini dan akan bersekolah disini juga” kata ibunya, dahi CC mengkerut

“memangnya sekolah di inggris gak menyenangkan ya?” tanya CC

“bukan begitu, tante ingin agar zero juga mengenal kota tempat kelahiran tante jadi ia tante suruh untuk bersekolah disini” jelas tante misa, CC mengangguk tanda mengerti.
Setelah menyelesaikan makannya CC pamit untuk kembali kekamar

“eits, tunggu sekalian antarkan zero ke kamarnya kan kamar kalian bersabalahan” kata ibunya

“baiklah, ayo aku antar kau ke kamarmu” lalu zero beranjak dari kursinya dan berjalan dengan CC tapi sebelum itu ia pamit dulu dan tak lupa ia mengucapkan selamat malamuntuk ibunya dan ibu CC
Mereka lalu berjalan menuju kamar zero, melihat zero kesusahan membawa tas dan kopernya CC pun menawarkan bantuan

“boleh aku bawa salah satu barangmu, sepertinya kau kesulitan membawanya” tawarnya sambil tersenyum, zero mengangguk dan menyerahkan salah satu barang bawaannya kepada CC. Akhirnya mereka sampai dikamarnya zero, setelah meletakkan barang milik zero ia bermaksud kembali ke kamarnya tapi tiba2 ia ditarik oleh zero dan menyandarkannya di tembok. Ia membatasi gerak CC karena kedua tangan zero telah mengurungnya, lalu mata mereka bertemu dan jarak wajah mereka dekat, dekat dan semakin mendekat CC bisa merasakan nafas zero “apa yang mau kau la...” belum selesai pertanyaannya bibirnya telah dicium oleh zero
CC tidak merespon ciuman zero ia malah diam, setelah lima menit akhirnya zero melepaskan ciumnnya

“apa yang kau lakukan padaku" setelah mengucapkan itu CC pingsan, zero menangkap tubuh CC dan menidurkannya di kasurnya.

“ternyata kau gadis yang polos ya, hemm...sepertinya kau menarik kau harus jadi milikku” ucap zero dan melangkahkan kakinya menuju dapur untuk mengambil dua gelas air

“eh, zero kau belum tidur ya? Dan kenapa kau membawa 2 gelas air, sayang” kata ibu zero

“gak kenapa-napa, hanya iangin mengambil 2 gelas saja” kata zero

“zero, apa CC ada dikamarmu? Dia tak ada di kamarnya” kata bunda CC

“ya tante, dia ada kok” kata zero santai,

“oh iya, ada kabar penting, besok ibu sama ibu CC mau ke paris ada urusan disana” kata bundanya zero

“oh berapa lama, terus yang masakin ntar siapa?” bundanya hanya tersenyum

“kira2 3 bulan kita akan disana dan masalah itu CC bisa masak kok jadi kamu tenang saja, maka dari itu tante titip dan jaga CC dengan baik ya” pinta bunda CC,zero hanya tersenyum dan ini merupakan kesempatan untuk dia membuatnya jatuh pada dirinya.

“ya udah tante sudah malam saya ijin mau ke kamar dulu” pamit zero dan menuju kekamarnya ortu mereka gak tau apa yang akan diperbuat zero setelah mereka pergi. Ia telah sampai dikamarnya dan ia melihat CC menggeliat kecil dan kembali tertidur melihat itu zero tersenyum dan ia menggendong CC dan membawanya ke kamarnya sendiri

“sepertinya aku semakin menginginkanmu dan tak akn aku biarkan orang lain merebutmu dariku” setelah mengucapkan itu ia mencium kening CC

“tidur yang nyenyak my princess” lalu ia keluar dari kamar CC dan menuju ke kamarnya

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Matahari ternyata telah tampak, CC bangun betapa kagetnya dia telah berada di kamarnya sendiri “bukannya tadi malam aku ada dikamarnya zero” mengingat itu pipinya memerah karena ia juga mengingat ciuman yg telah di berikan oleh zero
TOK TOK TOK

“siapa?” tanya CC dan ia beranjak menuju pintu untuk mengetahui siapa yang datang kekamarnya pagi2, betapa kaget dirinya setelah mengetahui yang datang adalah zero. Zero tersenyum mengerti

“cepat mandi, aku tunggu kau di meja makan” suruh zero dan CC mengangguk tanda mengerti ia pun berbalik dan akan menuju ke kamar mandi tetapi tangannya ditahan oleh zero dan secara tiba2 zero mencium bibir CC yang pink itu

“morning kiss” kata zero setelah ia melepaskan ciumannya, lalu CC berlari dan mengunci pintu kamar mandi, dia merasa dadanya berdetak sangat cepat dan nafasnya tidak beraturan.
Zero hanya tertawa kecil melihat gadisnya lari ke kamar mandi, lalu ia turun dari menuju ke meja makan, ia heran kenapa pagi hari ini sepi saat ia akan membuka kulkas ia menemukan memo yang ditempel disana

TO: Zero dan CC
Maafkan kami, karena pergi tanpa pamit terlebih dahulu pada kalian semoga kalian baik2 saja dirumah saat mau pergi kami sudah memasak untuk kalian jadi kalian sarapan dulu ya sebelum pergi. Take care....^^

NB: Zero tolong kau antar dan jemput CC kesekolah ya
Setelah membaca itu zero tersenyum penuh arti

“jadi aku Cuma berdua sama gadis itu, menyenangkan sekali” katanya sambil menyeringai, CC tiba lalu ia duduk di salah satu kursi

“kok sepi, bunda sam tante kemana?” tanya cc sambil mengambil sepiring nasi goreng

“mereka pergi...” kata zero singkat

“pergi kemana?” zero hanya tersenyum

“ke paris...” lanjut zero

“oh..” CC ber-o ria, setelah 10 detik

“apa? Ke paris” CC tampak kaget zero cekikikan melihat reaksi lamban CC

“yup bener banget” sepertinya CC masih tak percaya, melihat hal itu zero memberikan memo tadi kepada CC

“sekarang sudah percaya kan?” tanya zero, CC tampak lemas dan ia tak makan tak
berselera lagi

“cepat habiskan, aku tunggu kau di mobil” CC menuruti perintah Zero dan melangkah gintai menuju rak sepatu, setelah itu ia masuk ke mobil Zero
Melihat CC tidak semangat ia merasa kasihan

“jangan sedih nanti setelah kamu pulang sekolah kita jalan2, bagaimana?” CC menoleh ke Zero, lalu ia tersenyum dan mengangguk zero menjalankan mobilnya

“nah begitu dong semangat, jadi kau pulang jam berapa nanti?” tanya Zero, CC tampak berpikir

“sepertinya jam setengah dua dech” zero mengangguk tanda mengerti
Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di depan sekolah CC, Zero membukakan pintu untuk CC

“terimakasih” zero hanya tersenyum dan mencium kening CC, para siswa terkejut
melihat itu termasuk teman CC

“CC punya cowo’ sekarang, kok ia tak memberi tahuku harus minta penjelasan nich” batinnya
CC juga tak kalah terkejut dengan perbuatan zero, setelah itu zero melepaskan ciumannya

“belajar yang rajin ya, bye” setelah itu zero masuk ke dalam mobilnya dan kini mobilnya telah hilang diujung jalan

“hayo tadi siapa?”tanya karin, teman sebangku CC, mendengar itu CC gelagapan dan hanya tersenyum malu2

“dia hanya anak teman bunda kok” katanya, melihat muka merah CC karin jadi semakin ingin menggodanya

“oh, sepertinya dia suka ma kamu deh” pernyataan karin membuat CC tertegun sesaat

“apa yang dikatakan karin benar ya, kalau Zero suka ma aku” batin CC
Lalu mereka berjalan menuju ke kelas mereka, sesekali ia menyapa teman2nya dan sesekali juga ia mendengar bisikan tentang dirinya dan zero. Setelah ia sampai dikelasnya ia segera duduk dibangkunya lau teman2nya datang kebangku CC dan mereka berkata...

“CC tadi yang nganterin kamu siapa?” kata teman 1

“iih,dia tampan dan keren sekali” kata teman 2
Ternyata teman2nya kumpul di bangkunya hanya untuk bertanya tentang siapa laki2 yang mengantarnya tadi, ketika ia akan menjawab pertanyaan teman2nya bel telah berbunyi
Ia bersyukur telah diselamatkan oleh suara bel, lalu pelajaran dimulai seperti biasanya dan ia memperhatikan gururnya yang sedang menjelaskan

@other side

Zero telah sampai di kampus yang baru, lalu ia berjalan menuju kelasnya sepanjang perjalanan banyak para cewe yang terpesona dengan ketampanan dan gaya zero tak kalah para cowo juga merasa sama, lalu ia menghampiri sekelompok laki2 dan mulai bertanya

”maaf, kelas untuk jurusan seni dimana ya?” tanyanya salah satu dari mereka menjawab

“kau anak seni ya, berarti kau sama denganku. Kenalkan aku Kazu, kau?” lalu zero menjabat tanagn kazu

”aku Zero pindahan dari inggris” Zero tersenyum dan hal itu membuat para cewe yg melihatnya menjadi tambah terpesona padannya

“sepertinya kelas sebentar lagi dimulai, ayo kita segera kesana” katanya sambil melihat jam tangannya, zero hanya mengangguk dan ia pun berjalan menuju ke kelas barunya. Ternyata kelas mereka cukup jauh dari tempat nongkrong mereka tadi jadi saat tiba dikelas mereka agak sedikit terlambat

“maaf pak kami terlambat”ucap kuze dan zero berbarengan, untung saja dosen mereka baik jadi mereka tidak dihukum

“sepertinya saya baru melihat kamu, apakah kamu anak baru?” ucap dosen itu pada Zero

“benar pak saya mahasiswa baru disini” lalu sang dosen menyuruh Zero untuk memperkenalkan diri, kuze mengangguk mengerti lalu ia berdiri didekat dosen tersebut

“selamat pagi teman2 semuanya, perkenalkan nama saya Zero lamperouge kalian bisa memanggilku Zero saya pindahan dari Inggris. Salam kenal” ucap Zero lalu sang dosen menyuruhnya duduk dan ia duduk didekat Kuze
Para cewe yang ada dikelas merasa beruntung ternyata mereka sekelas dengan orang sekeren dan setampan Zero. Jadi dalam kelas itu ada bertambah satu pangeran lagi, pangeran jadi ada 2 yaitu Zero dan Kuze. “sudah tenang, kita lanjutkan pelajaran kita minggu lalu yaitu tentang musik modern” kata sang dosen dan pada akhirnya kelas menjadi tenang kembali.

@@@@@@@@@@@@@

@pulang kuliah

Zero cepat-cepat membereskan barang2 karena ia tak mau terlambat, melihat temanbarunya yang terburu-buru membuat kuze mengerutkan dahinya

“kau kenapa?” Zero menoleh

“hanya mau cepat2 saja sampe rumah” lalu kuze menyeringai

“kerumah atau ke tempat pacar?” goda kuze

“kau itu, sudahlah aku mau pulang dulu, bye” kata Zero lalu pergi meninggalkan Kuze yang masih duduk di tempatnya
Zero tiba di parkiran kampusnya, saat ia akan masuk tiba2 ada yang memanggilnya

“Zero....” paggil seorang gadis

“ya..ada apa” kata Zero ramah

“emh...ini...aku..mau memberimu ini” kata gadis itu, ternyata yang diberikan oleh gaddis itu ialah satu kotak coklat, Zero lalu menerimanya lalu gadis itu lari entah kemana
Zero lalu masuk ke dalam mobilnya dan segera menuju ke sekolah CC, lalu iapun menyalakan mp3’a sambil menyetir. Dan ia sampai di sekolahnya CC ia lalu menunggu CC keluar dari sekolahnya

“serpertinya belum pulang” gumam Zero.
Tak butuh waktu lama bel berbunyi lalu muncullah sang gadis pujaan hati yang cantik jelita bersama dengan temannya, CC yang melihat zero berdiri didekat mobilnya terlihat sangan keren sampai ia tak bisa berkata-kata. Karin yang melihat itu terkikik pelan

“hey, sudah sana temui pangeranmu sepertinya dia sudah menunggu lama dech” katanya sambil mendorong pelan tubuh CC

“hallo kak, perkenalkan nama saya karin, saya teman CC dari kecil” kata karin memperkenalkan diri

“oh kenalkan namaku leuloch,kau bisa memanggilku L dan jangan terlalu formal terhadapku, ku jadi tak enak. Oh ya CC sesuai janjiku ayo kita jalan-jalan, karin kau juga mau ikut” kata leuloch menawari

“ah...maaf ya kak, mungkin lain kali saja, soalnya aku ada les” tolak karin halus

“oh, sayang sekali. Ya sudah les yang benar ya, jangan sampe kecantol ma gurunya” canda leuloch

“ah, kakak tau saja....hehehe. ya sudah kak aku pulang dulu ya” pamit karin pada leuloch dan karin

Setelah kepergian karin, CC tiba-tiba jadi gugup saat leuloch memandangnya. Leuloch yang melihat itu jadi tersenyum

“okey, ayo kita pergi” kata leuloch sambil membukakan pintu mobilnya untuk CC, setelah itu mereka bergegas menuju ke tempat yang menyenangkan

“mau makan siang dulu, aku sangat lapar” CC memandang heran pada leuloch

“jangan-jangan kau belum makn siang ya???” tanya CC, leuloch hanya menganggukan kepalanya

“kau punya rekomendasi tempat makan yang enak gak di daerah sini, karena aku gak tau tempat mana yang bagus” tanya Leuloch, CC tampak berpikir

“sepertinya aku tau suatu tempat dech”

“kalu begitu ayo kita kesana, aku sudah sangat lapar” lalu CC memberi tau dimana tempatnya
Dan setelah cukup lama akhirnya mereka sampai di tempat yang CC maksudkan tadi

“pasta?” tanya L pada CC

“iya, kau tidak suka ya atau kau mau makan yang lain saja?”

“hemm...tak apa, kok kau tau aku lagi mau pasta?” tanya L heran

“aku juga tak tau, tapi tiba-tiba saja aku juga terpikirkan pasta” bingung CC

“ya sudah, ayo masuk aku sudah sangat lapar” kata L sambil menggenggam tangan CC
CC hanya menurut pada L dan ikut masuk, padahal wajahnya sudah merah seperti
kepiting rebus. Lalu mereka menuju ke tampat yang dekat dengan jendela.

“permisi, mau pesan apa?” tanya seorang pelayan

“hemm...saya mau pasta white saus” kata L, lalu ia mengalihkan pandangannya pada CC

“kau mau pesan apa?”

“samakan saja denganmu” jawab CC

“ya sudah, kami pesan pasta 2 dan minumnya jus strawberry dan lemon tea saja”
jawab L sambil tersenyum pada sang pelayan, yang sukses membuat sang wajah pelayan merah merona

“tolong tunggu sebentar” kata sang pelayan lalu pergi meninggalkan tempat L dan CC

“sepertinya kau berbakat membuat para gadis tunduk kepadamu, pasti banyak yang mau jadi pacarmu” kata CC

“hemm...sepertinya begitu, tapi ada juga yang tidak tertarik kepadaku”

“hah...??? orang sepertimu bisa bertepuk sebelah tangan juga?? It’s impossible” kata CC heran dengan perkataan L
Setelah itu hening, tak ada yang berbicara lagi mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.

*15menit kemudian*

“maaf tuan ini pesanan anda” kata sang pelayan sambil meletakkan pesanan dimeja mereka

“thank you”

“your welcome, selamat menikmati” lalu sang pelayan pergi ketempatnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar